Tags

, , , ,


Aristoteles_tokoh-ilmuwan-penemu.blogspot.com
Bermula dari pententangan pemikiran Herakleitos (544-475 SM) dan Parmenides (540-470) tentang perubahan, Aristoteles mencoba mencari jalan tengah mengenai segala hal yang berubah dan semua yang tinggal tetap. Herakleitos berpendapat jika segala sesuatu bergerak dan tak ada sesuatu pun yang tetap, sedangkan Parmenides menyangkal adanya kemungkinan perubahan karena yang ada itu tak bergerak. Aristoteles menengahi pertentangan itu dengan pemikiran bahwa tiap terjadi perubahan, maka ada dua gejala yang mendasari yaitu bentuk dan materi.

Aristoteles memberi contoh sebuah patung dewa yang terbuat dari sebuah batu. Menurutnya, sebelum dipahat, patung dewa itu merupakan seonggok batu biasa di pertambangan. Namun ketika dipahat, batu itu mengalami perubahan bentuk menyerupai sosok dewa. Kendati demikian, perubahan bentuk itu tak serta-merta mengubah materinya sebagai sebuah batu biasa.